SOS Kinderdorf pertama kali didirikan oleh Hermann Gmeiner pada tahun 1949 di kota Imst, Austria, dengan tujuan untuk menolong anak-anak yang membutuhkan bantuan, anak-anak yang telah kehilangan tempat tinggal, rasa aman, dan keluarganya, yang disebabkan oleh meletusnya Perang Dunia II.

Berkat dukungan dari berbagai pihak, organisasi ini telah berkembang ke berbagai negara, termasuk Indonesia dan dikenal dengan nama SOS DESA TARUNA.

SOS DESA TARUNA adalah sebuah organisasi sosial independen non-pemerintah yang berkarya bagi anak-anak dengan pola pengasuhan anak jangka panjang berbasis keluarga. Konsep SOS DESA TARUNA adalah membantu, mengasuh dan memberi masa depan yang cerah bagi anak-anak yatim piatu dan kurang beruntung, yang berasal dari berbagai latar belakang suku, agama dan ras. Kami memberikan kembali kasih sayang melalui rumah tinggal, keluarga, dan kehidupan yang memadai agar kelak mereka memiliki kehidupan yang mandiri.

Saat ini terdapat 5 SOS DESA TARUNA yang terletak di Lembang, Semarang, Jakarta, Bali dan Flores. 3 SOS DESA TARUNA yang sedang dalam proses pendirian adalah SOS DESA TARUNA Banda Aceh, Meulaboh dan Medan.


SOS adalah mitra yang bisa diandalkan

Sejak tahun 1949 kami telah membangun pondasi kepercayaan dengan para donatur, kalangan pemerintahan dan rekanan lain yang mendukung misi kami. Tanggung jawab kami yang terbesar adalah memberikan jaminan kesejahteraan bagi anak-anak dengan jalan memastikan pemberian standar pengasuhan yang tinggi. Dalam pelaksanaan pengasuhan ini, kami berkomitmen untuk menggunakan seluruh dana dan sumber daya secara bijaksana, didasari oleh rasa saling menghargai dan bertanggung jawab. Sejak awal didirikan SOS DESA TARUNA selalu diaudit oleh akuntan publik ternama

kembali ke atas